Jul
31
2008
Sop Buntut Kacang Merah ini adalah resep dari Dapoer Ciragil, tempat makan yang beberapa waktu lalu diulas di sini. Mereka memberikan komposisi bahan, tanpa satuanberat. Jadi, mlandhing kemudian berinisiatif mencoba, dan jadilah resep di bawah ini.
BAHAN:
1 kg buntut sapi, potong serasi
2 lt air
3 bh cengkih
250 gr kacang merah, rendam semalam
250 gr wortel, siangi, potong serasi
250 gr kentang, siangi, potong serasi
2 buah tomat, potong serasi
2 btg daun bawang, iris melintang tipis
2 btg seledri, iris serasi
2 sdm margarin
BUMBU dihaluskan:
10 siung bawang putih
1/2 sdt merica
1/2 bh biji pala
2 sdt garam
penyedap masakan bila suka
CARA MEMBUAT:
Rebus kacang merah hingga empuk, tiriskan. Sisihkan.
Tumis bumbu halus dengan mentega hingga harum.
Siapkan panci presto, masukkan buntut yang telah dicuci bersih, tuangi air, masukkan bumbu tumis dan cengkih. Tutup panci presto, pastikan pengamannya telah berfungsi. Rebus buntut sekitar 30 menit. Matikan api, biarkan dingin. Tiriskan buntut dan saring kaldunya.
Panaskan kembali kaldu hingga mendidih, masukkan kacang merah, kentang, wortel, dan buntut sapi. hingga kentang dan wortel matang.
Penyajian: Siapkan mangkok, tuangkan sup buntut, beri irisan tomat, daun bawang, dan seledri. Sajikan dengan sambal hijau dan irisan jeruk limau.
TIPS & TRIK:
Panci presto digunakan untuk mempercepat proses memasak. Kalau tidak punya, ya tidak apa-apa. Buntut cukup direbus biasa sampai empuk.
Coba rebus kacang merahnya berbarengan dengan buntut, rasanya lebih enak menurutku, jadi benar-benar sop buntut kacang merah. Cuma aku yakin yang di Dapoer Ciragil itu masaknya dipisah, karena kuah bisa bersih begitu. Sementara kalau dicampur merebusnya kuah jadi lebih merah, tapi rasanya kok lebih sip ya. Silakan pilih deh.
Sambal Hijau yang dimaksud di atas sebenarnya hanyalah Sambal Bawang saja, tapi semua cabai rawit yang digunakan adalah yang berwarna hijau.
Berbagi
Jul
30
2008
Hm, hari libur. Iseng yuk, bikin Ledre Pisang. Kali ini buat Ledre Pisang khas daerah Muntilan, Jawa Tengah, yang basah. Rasanya manis. Aroma pisangnya sedap. Beda dengan Ledre Pisang kering yang bisa digulung kayak Kue Semprong, maka ledre basah ini cukup dilipat dua saja. Mirip martabak mini. Sewaktu membuat, ukurannya tak perlu besar-besar lah, kenyang ntar.
BAHAN:
250 gr tepung ketan
1 btr kelapa agak muda, parut kasar
5 bh pisang raja, lumat kasar
250 ml air
1 sdt garam
100 gr gula
1/2 sdt vanili
TABURAN:
gula pasir secukupnya
CARA MEMASAK:
Rebus gula, garam, dan vanili dengan 250 ml air hingga larut.
Masukkan parutan kelapa muda, aduk-aduk. Matikan api.
Selagi masih panas, masukkan tepung ketan sehingga membentuk adonan kental.
Siapkan wajan anti lengket, olesi dengan mentega tipis-tipis. Beri 2 sendok adonan, tekan-tekan dengan punggung sendok hingga tipis (ketebalan 1/2 cm). Beri 1-2 sdm pisang yang telah dilumatkan. Ratakan, taburi dengan gula pasir. Tutup wajan agar pisang matang.
Bila bagian bawah sudah berkerak agak gosong, lipat ledre. Sisihkan.
Lakukan hingga semua adonan habis. sajikan.
TIPS & TRIK:
Sebelum diparut kelapa dikerok dulu kulit arinya ya.
Pisang raja pilih yang benar-benar matang. Kalau tidak, pisang biasanya berasa sepet, kelat di lidah. Jadi kalau tidak ada pisang raja masak pohon, mending pakai pisang kepok.
Tepung ketan usahakan hasil gilingan baru. Kalau ada tempat penggilingan dekat kita asik. Bisa numpang digilingkan agak kasar, jangan yang lembut banget. Jadi masih ada butiran-butirannya gitu. Atau bisa saja kita buat sendiri, gunakan saja food processor.
Porsi tepung ketan bisa ditambah atau dikurangi tergantung tingkat kekeringan tepung. Yang penting adonan bisa kental.
Berbagi
Jul
29
2008
Baru juga diposting pengumuman kalo Dapur Mlandhing membuka kesempatan kepada user untuk berpartisipasi, sudah ada email masuk. Kiriman resep. Kali ini datang dari Menik di Semarang.
Timlo Ayam.
Asli, saat baca judulnya di field subject email, pikiran ini langsung melayang ke sebuah hidangan khas dari Jawa Tengah yang mirip soto, Timlo Solo. Tapi ternyata tidak. Ini semacam jajan pasar. Bentuknya mirip sosis solo, tapi lebih ‘tembem’.
Kalau merujuk pada log Menik, yaitu Keysha Snack, Timlo Solo ini paling banyak dipesan oleh pelanggan mereka. Murah meriah. Harga satuannya cuma Rp 1.300.
Pengen tahu rasanya? Mungkin lebih baik resep ini dicoba di rumah. Kalau ada kesulitan dan pertanyaan tentang bahan dan cara membuatnya, silakan langsung komen. Mlandhing sudah minta Menik untuk terus memantau posting ini dan memberikan tips dan trik yang diperlukan, jika dibutuhkan.
BAHAN DADAR:
1/2 kg tepung terigu
1 sendok makan garam
15 telur ayam
air secukupnya
BAHAN ISI:
3 lonjor soun, rendam air sebentar, tiriskan
5 btr telur, kocok lepas, goreng orak arik
1 bh dada ayam, rebus, suwir-suwir
400 ml air kaldu ayam
200 gr gula pasir
1/2 kg wortel potong dadu
garam secukupnya
BUMBU dihaluskan:
15 siung bawang putih
1/2 sdt merica
1/2 sdt pala
Minyak goreng secukupnya
CARA MEMASAK:
Dadar: Campur semua bahan, aduk hingga kalis. Siapkan wajan dadar. Olesi wajan dengan minyak tipis-tipis. Dadar adonan tahap demi tahap hingga habis. Sisihkan.
ISI: tumis bumbu halus hingga harum. Tambahkan gula, garam, daging ayam, dan wortel. Biarkan sejenak hingga wortel matang. Masukkan orak arik telur dan soun. Aduk hingga rata.
Penyelesaian: Siapkan 1 lembar dadar, beri 1 sdm isi, lipat menyerupai risoles. Goreng dengan api sedang hingga kekuningan. Tiriskan.
TIPS & TRIK:
Saran Mlandhing: Pemakaian gula pasir dalam komposisi isi bisa dikurangi. Masukkan saja gula sedikit demi sedikit higga sesuai selera.
Berbagi