Aug 13 2008

Menik: Sentiling

Published by mlandhing at 10:08 am under Kudapan-Cake-Puding, Resep User

MenikIni resep kiriman Menik.

Apa sih Sentiling? Dari blog ini, Mlandhing mendapatkan gambaran bahwa jaman dahulu kala tahun 1914, Semarang pernah bikin expo tingkat dunia. Expo ini tercatat dalam list world expo, yang terbesar, yang pernah dilaksanakan pada dekade 1910-1920.

Expo itu bernama Koloniale Tentoonstelling atau dalam lidah jawa jadi Pasar Malem Sentiling. Halah, dasar lidah Jawa, nggampangke. Sejak saat itulah dikenal istilah Sentiling.

Expo ini konon menuai kontroversi, karena pernah disentil oleh Ki Hajar Dewantara dalam surat terbukanya Als Ik Netherlaand was.

Lepas dari kontroversi yang meliputinya, penyelenggaraan expo pada saat itu menunjukkan betapa pentingnya posisi kota Semarang sehingga ditunjuk sebagai tempat berlangsungnya pameran terbesar saat itu. Dan hingga saat ini event sebesar itu belum pernah terulang kembali di Indonesia… hhmm, hebat juga ya.

Lantas apa hubungannya dengan Sentiling sebagai kudapan? Rupanya pada saat itu kudapan berbahan baku singkong ini jadi salah satu buah tangan wajib, oleh-oleh dari Pasar Malam Sentiling. Jadilah makanan ini pun disebut Sentiling juga. Mau coba?

BAHAN:
1 kg singkong, parut, peras airnya
100 gr gula pasir
100 ml air kelapa
1/2 bks jeli merah (biasa rasa strawberry)
1/2 bks jeli kuning (biasa rasa jeruk/mangga)
1/2 bh kelapa agak muda, parut
1 sdt garam

CARA MEMBUAT:

  • Campur parutan kelapa dengan garam, kukus. Sisihkan.
  • Campur singkong parut yang telah diperas airnya dengan air kelapa dan gula pasir. Remas-remas hingga gula larut.
  • Bagi dua adonan singkong. Beri masing-masing dengan 1/2 bungkus jeli. Aduk hingga rata.
  • Siapkan loyang, alasi dengan daun pisang, padatkan adonan singkong di loyang terpisah. Kukus sekitar 30 menit.
  • Potong-potong sentiling sesuai selera. Gulingkan ke kelapa parut. Sajikan.
  • TIPS & TRIK:

  • Singkong biasa diperas dengan bantuan kain. Siapkan kain bersih, letakkan singkong parut dan peras.
  • Biasa, kelapa sebelum diparut dibersihkan dulu dari kulit arinya.
  • Kalau tidak menemukan jeli, gunakan saja agar-agar. Tapi gulanya ditambah 100 gr ya.
  • Penyajian Sentiling bisa saja sekedar ditaruh di piring. Tapi kalau mau, ditusuk dengan tusukan sate juga oke. Selang-seling saja warnanya. Seru.
  • 5 Responses to “Menik: Sentiling”

    1. mpokbon 13 Aug 2008 at 10:14 am

      yg versi agar2 suka banget.. yg jeli belum pernah nemu.. hm, makasih banget ni resepnya, mbak. siapa tau bisa coba sendiri (tapi entah kapan yak :D)
      – btw, header barunya menggugah selera bener.. :)

    2. Faon 13 Aug 2008 at 10:16 am

      jadi penasaran.. :D

    3. KeyshaSnack.Comon 13 Aug 2008 at 2:44 pm

      Bagi yang tidak sempat praktek bisa kok pesan di KeyshaSnack.Com

      Area hantaran Semarang dan sekitarnya

      Salam buat Bude Mladhing :)

    4. abdeeon 14 Aug 2008 at 1:09 am

      kayaknya pernah makan nih…
      kaya sate dari ketela warna warni gitu…

    5. mlandhingon 14 Aug 2008 at 10:35 pm

      to mpokb:
      iya… coba aja… sentiling ini kok menurutku gampang banget dibuatnya.

      soal header…. hehehe… akhirnya ada juga yang muji… anu, itu buatnya seharian… maklum, aku gaptek kalau sama software gambar… :D

      to fa:
      iya fa… jajalen dheh… asik kok… di dol juga payu… :))

      to keysha:
      halah… jualan all the time…:P

      to abdee:
      iyo bener… enak ora menurutmu?

    Trackback URI | Comments RSS

    Leave a Reply