Apr
22
2008
Mumpung belum lupa, ini aku postingkan geplak betawi, Bedanya dengan geplak bantul adalah pada penggunaan gula merah pada komposisi resepnya. Rasanya tak kalah enak kok. Harum daun jeruk purutnya itu yang bikin khas.
BAHAN:
2 kelapa muda, parut
500 gr tepung beras
1 kg gula merah
100 gula pasir
500 ml air
5 lbr daun jeruk
2 sdt garam
CARA MEMBUAT:
Sangrai kelapa muda dengan api kecil, hingga agak kering.
Sangrai tepung beras dengan daun jeruk purut hingga daun jeruk mengering.
Rebus gula merah, gula pasir, dan garam hingga larut. Saring.
Masak kembali di wajan hingga mengental dan ‘berambut’. Maksudnya sampai banyak gelembung-gelembung di bagian atas adonan gula.
Masukkan tepung beras dan kelapa sangrao. Aduk hingga rata. Matikan api.
Setelah agak dingin, bentuk-bentuk sesuai selera.
Sajikan.
TIPS & TRIK:
Gunakan tepung beras yang baru saja digiling. Hasilnya akan lebih mantap.
Kalau mau bisa saja tuangkan adonan yang sudah matang dalam loyang datar. Tunggu hingga mongering. Iris-iris bentuk dadu dan kemas seperti permen dengan menggunakan kertas minyak.
Berbagi
Apr
22
2008
Bazaar Kartinian di kompleks, minggu kemarin ramai banget. Si mlandhing ini ceritanya ikut sewa stand. Isinya apalagi kalau bukan makanan dan makanan: dari bothok mlandhing, buntil, rujak serut, kolak biji salak, sampai siomay Bandung. Laris manis. Tapi tahu gak apa yang bikin aku bengong? Ada yang nanya geplak! Itu lho, camilan khas Bantul yang manisnya audzubillah….
Bukan manisnya yang bikin aku bengong. Tapi soal lupa nama camilannya! Si penanya tuh bukan orang jawa, dia cuma tanya: “Ada tidak yang jual camilan dari Bantul yang pakai kelapa itu, yang manis banget, yang dikepelin doang bentuknya?”
Aku tidak bisa menjawabnya! Dhuh, ini bukti si mlandhing sudah uzur. Ingatannya jadi rada error, terbatas banget.
Bazar sudah selesai, sampai malam udah berganti, aku tetap belum ingat apa namanya. Penasaran aku telepon adikku yang tinggal di Jogja, dan terjawab sudah. Namanya GEPLAK. Dia sekaligus malah kasih resepnya.
Sudah lama sekali aku tidak makan geplak. Tidak hobi-hobi amat dengan ‘gula kelapa’ ini. Enak sih, cuma manisnya itu lho. Karena penasaran, aku coba-coba eksperimen membuatnya. Tentu saja aku kurangi gulanya. Biar tidak terlalu manis. Jadinya, lumayan enak. Mau coba juga?
BAHAN:
2 btr kelapa agak muda
250 gr tepung beras
2 lbr daun pandan
500 gr gula pasir
250 ml air
1 sdt garam
1/2 sdt vanili bubuk
CARA MEMBUAT:
Sangrai kelapa parut dengan api kecil, jaga jangan sampai berubah warna. Sisihkan.
Sangrai tepung beras dengan daun pandan hingga daun pandan agak kering, tapi jaga tepungnya tetap putih. Sisihkan.
Didihkan air dalam wajan, tambahkan gula pasir, vanili, dan garam. Aduk-aduk hingga agak mengental dan adonan ‘berambut’. Itu lho, sampai ada gelembung-gelumbung di bagian atasnya.
Masukkan kelapa dan tepung beras. Aduk hingga tercampur rata. Matikan api.
Tunggu adonan hingga agak dingin. Ambil sekepal, bentuk bulat-bulat atau oval. Letakkan di tampah atau loyang yang telah dialasi kertas roti.
Sajikan
TIPS & TRIK:
Gunakan tepung beras yang masih baru digiling.
Vanili dapat diganti dengan esense durian atau perasa yang lain bila suka.
Kalau tidak mau repot membentuk, gunakan saja loyang datar, alasi dengan kertas roti, tuang adonan ke loyang, ratakan. Bila sudah dingin iris-iris dengan pisau tajam.
Baca juga: geplak betawi
Berbagi
Apr
17
2008
Ini salah satu trik menyembunyikan sayur dalam masakan yang disukai oleh anak-anak. Tahu sendiri kan, anak-anak paling tidak suka sayuran. Jadi perlu strategi agar sayur tetap masuk dalam intake harian mereka dengan berbagai cara.
BAHAN:
Sisa ampas jus wortel
½ bh nanas
3 bh cengkeih
2 cm kayu manis
100 gm gula pasir
CARA MEMBUAT:
Haluskan nanas, bisa diparut atau blender.
Masak nanas dengan api sedang, tambahkan gula, cengkih dan kayumanis. Biarkan airnya menyusut dan agak kental.
Masukkan ampas wortel, aduk-aduk hingga rata dan adonan mengental. Matikan api.
Jadikan olesan roti atau isi nastar.
TIPS & TRIK:
Sebenarnya tidak perlu menunggu tersedianya ampas wortel untuk selai ini. Bila perlu ganti saja dengan 250 wortel segar yang dihaluskan.
Berbagi