Jun
22
2008
Lihat pepaya ranum pohon tapi baru saja dipetik kok gemes. Mau dimakan langsung pasti masih keras meski sudah merah. Jadi buat saja sebagai manisan.
BAHAN:
1 bh pepaya mengkal, kupas
2 sdm garam
750 gr gula pasir
250 ml air
AIR KAPUR SIRIH larutkan dan endapkan:
2 lt air
1 sdm kapur sirih
CARA MEMBUAT:
Potong melintas pepaya, kupas dan berihkan dari isinya. Iris sesuai selera.
Masukkan garam dan remas-remas lembut pepaya hingga layu, cuci, tiriskan.
Siapkan larutan air kapur sirih, buang endapannya, gunakan untuk merendam pepaya 2-3 jam. Cuci. Tiriskan.
Taburkan 250 gr gula pasir ke pepaya, aduk rata hingga keluar airnya. Biarkan 1 jam agar gula meresap.
Rebus sisa gula dengan 250 air hingga mendidih. Matikan api. Masukkan pepaya. Rendam semalam.
Tiriskan pepaya, rebus air gulanya hingga agak kental. Matikan api. Rendam kembali pepaya semalam.
Tiriskan. Lakukan proses sekali lagi.
Siapkan tampah atau loyang datar yang bersih, jemur manisan pepaya di panas matahari sekitar 2 hari. Sajikan.
TIPS & TRIK:
Pepaya pilih yang benar-benar segar dan mengkal agar manisan renyah.
Berbagi
May
29
2008
Selain untuk Gula Asam, kalau nemu asam jawa yang masih segar, enak dibuat manisan ini. Bersihkan dulu asam dari kulitnya yang keras itu ya. Biarkan asam tetap utuh. Mari kita buat menjadi manisan.
BAHAN:
1 kg asam jawa
500 gr gula aren
250 gr gula pasir
250 ml air
TABURAN:
250 gr gula pasir berbutir halus.
CARA MEMBUAT:
Rebus gula aren dan gula pasir dengan air hingga larut. Saring. Rebus kembali hingga agak kental. Matikan api.
Rendam asam dengan larutan gula ini semalaman. Angkat, jemur di panas matahari seharian.
Sementara itu larutan gula dipanaskan kembali. Rendam asam untuk kedua kalinya semalaman.
Tiriskan, jemur hingga agak kering. Taburi dengan gula pasir berbutir halus. Sajikan.
TIPS & TRIK:
Hati-hati saat menjemur asam. Asam yang telah diremdam rentan hancur. Padahal manisan asam yang bagus ya yang masih utuh-utuh begitu.
Bila hancur, mending dijadikan gula-gula saja kali ya. Ntar kali lain kita postingkan.
Berbagi
May
16
2008
Tomat rasa kurma atau torakur ini menurutku sangat inovatif. Rasanya legit manis dengan tekstur mirip kurma. Dari liputan televisi aku menangkap torakur ini kreasi seorang perempuan di daerah Kopeng-Jawa Tengah. Ia prihatin saat melihat harga tomat anjlog sewaktu panen raya. Terus dibuatlah torakur ini.
Torakur ini sebenarnya adalah manisan tomat yang dijemur kering. Membuatnya mudah, hanya butuh kesabaran saja. Pengen coba? Buat sedikit dulu aja kali ya, ntar kalau berhasil, nah, boleh tuh buat usaha. Siapa tahu berhasil, iya kan?
BAHAN:
1 kg tomat segar, pilih yang ukurannya sama dan jangan terlalu matang
1 sdm garam, larutkan dengan 1 lt air
1 sdm kapur sirih, larutkan dengan 1 lt air, endapkan, gunakan airnya yang bening
500 gr gula pasir
1/2 lt air
CARA MEMBUAT:
Potong tipis bagian pangkal tomat. Kerok isinya dengan sendok. Biarkan daging dan kulit buahnya utuh, ini yang akan kita gunakan untuk torakur.
Rendam tomat dalam air garam 1 jam, tiriskan. Pindahkan ke larutan kapur sirih. Rendam selama 2 jam. Tiriskan.
Rebus gula dengan 1/2 lit air hingga mendidh. Matikan api, masukkan tomat ketika air gula masih panas. Rendam semalaman.
Paginya, tiriskan tomat, rebus kembali air gula hingga agak kental. Matikan api, masukkan kembali tomat.
Paginya, tiriskan tomat, kepal-kepal ringan tiap tomat hingga berbentuk seperti kurma, letakkan di tampah/nyiru dan jemur di terik matahari selama 2 hari atau hingga tomar berwarna kecokelatan. Sajikan.
TIPS & TRIK:
Saat menjemur tutup tampah/nyiru dengan plastik untuk menghindari debu.
Berbagi