Apr
15
2008
Biasa, pagi begini kalau ibu rumah tangga kayak si mlandhing ini langsung putar otak, menggagas hidangan apa yang enak buat anak-anak. Ada yang aku kangen, yaitu Ayam Panggang Klaten. Itu lho, ayamnya agak ‘berlumut’ dengan areh kental, dipanggang hingga kecokelatan. Gurih deh. Kita coba yuk.
BAHAN:
1 ekor ayam, potong jadi empat, cuci, tiriskan
1 lt santan dari 1 btr kelapa
3 sdm minyak goreng
3 lbr daun salam
1 btg serai
1 cm lengkuas
4 lbr daun jeruk
BUMBU dihaluskan:
1/2 sdt ketumbar
1/2 sdt jintan
1/2 sdt merica
10 btr kemiri
5 siung bawang merah
3 siung bawang putih
garam secukupnya
CARA MEMBUAT:
Siapkan wajan, tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum, masukkan daun salam, lengkuas, daun jeruk, dan sereh, aduk terus.
Masukkan ayam, ratakan hingga bumbu melumuri ayam, tutup wajan rapat-rapat, ungkep hingga bumbu meresap.
Tuangkan santan, tutup kembali wajan, masak hingga mendidih. Sesekali balik ayam.
Bila ayam telah empuk, aduk-aduk hinga santan menyusut, dan terbentuk areh kecokelatan. Matikan api.
Siapkan bara arang untuk memanggang. Tusuk ayam dengan bilah bambu, panggang hingga kecokelatan.
Sajikan dengan lalapan dan sambal bajak.
TIPS & TRIK:
Ketika mengungkep ayam, usahakan wajan tertutup rapat, demikian juga saat santannya sudah masuk. Lakukan hingga ayam empuk. Setelah empuk baru sisihkan tutup wajan, dan aduk-aduk. Dengan cara ini areh santan akan terbentuk dengan cepat.
Saat memanggang, ayam jangan terlalu dekat dengan bara api, cepat gosong. Biarkan berjarak secukupnya agar ayam agak garing di luarnya, namun tetap basah di dalam. Gunakan arang kayu atau bathok kelapa, baunya khas dan menambah nikmat.
Berbagi