Apr 12 2008

Cabuk Rambak

Published by mlandhing under Nasi-Mie-Pasta

Cabuk Rambak adalah hidangan khas Solo. Cabuk adalah ampas wijen yang telah diambil minyaknya. untuk mencari ampasnya jelas susah, jadi gunakan saja wijennya. Lebih nikmat dong.

Dulu, waktu si mlandhing ini masih kecil, cabuk rambak biasanya dijajakan oleh simbok-simbok kelilingan gitu. Sederhana bentuknya, cuma ketupat dibubuhi bumbu cabuk rambak ini, dan disajikan dengan karak. Konon, hidangan ini semakin langka. Padahal membuatnya mudah, dan rasanya sedaaappp. Apalagi disajikan di atas pincuk daun pisang gitu, dhuh, tambah nikmat. Berikut resep otentik dari nenek moyang si mlandhing ini. Enak deh. Coba saja sendiri.

BAHAN:
1/2 kg wijen putih
2-3 sdm minyak goreng
5 lbr daun jeruk purut, iris-iris tipis

BUMBU dihaluskan:
10 siung bawang putih
10 bh kemiri
Kencur +- 3 cm
2 sdm gula pasir
garam secukupnya

CARA MEMBUAT:

  • Goreng wijen putih dengan sedikit minyak hingga baunya harum dan warnanya kekuningan, haluskan.
  • Uleni wijen halus dengan bumbu, dan irisan daun jeruk purut.
  • Encerkan bumbu cabuk rambak secukupnya dengan air matang.
  • Sajikan dengan ketupat dan karak atau krupuk gendar.
  • TIPS & TRIK:

  • Minyak untuk menggoreng wijen tak perlu banyak, agar minyak wijen keluar dan mengharumkan keseluruhan hidangan ini.
  • Daun jeruk bisa saja ikut dihaluskan.
  • Bila suka pedas, tambahkan cabai rawit dalam bumbu yang dihaluskan.
  • 4 responses so far